RSS

Mikromeritika

08 Oct

Mikromeritika adalah ilmu dan tekhnologi mengenai partikel kecil. Pengetahuan dan kontrol dari ukuran partikel penting dalam ilmu farmasi dan material. Ukuran dan juga luas permukaan partikel, dapat berhubungan dengan sifat fisik, sifat kimia dan sifat-sifat farmakologi dari obat-obatan. Secara klinis, ukuran partikel obat dapat mempengaruhi pelepasan dari bentuk sediaan yang diberikan secara oral, parenteral, rektal dan topikal. Formulasi yang baik dari suspensi, emulsi dan tablet, baik stabilitas fisika dan respon farmakologi juga tergantung pada ukuran partikel yang ada dalam produk.

Banyak metode yang bisa digunakan untuk menentukan ukuran partikel. Mikroskopi, sieving, sedimentasi dan determinasi partikel adalah beberapa metode yang biasa digunakan.

Kecepatan alir serbuk ditentukan dengan cara mengukur waktu jatuh yang diperlukan oleh sejumlah serbuk yang ditaruh di dalam suatu corong sampai seluruh serbuk itu turun. Cara pengukuran tersebut di samping menentukan kecepatan alir serbuk juga dapat menetapkan sudut istirahat yaitu sudut yang dibentuk antara lereng timbunan serbuk dengan bidang datar.

Kecepatan (density) didefinisikan sebagai berat per unit volume. Terdapat tiga tipe dari kerapatan :

  1. Kerapatan Sejati (true density). Kerapatan sejati, ρ, adalah kerapatan bahan padat sebenarnya. Kerapatan sejati ditentukan secara piknometris.
  2. Kerapatan Curah (bukl density). Kerapatan curah didefinisikan sebagai massa dari serbu dibagi dengan volume bulk. Kecepatan curah ditentukan dengan mengukur volume serbuk di dalam gelas ukur dari sejumlah tertentu yang telah ditimbang. Kerapatan curah bukan suatu properti intrinsik dari suatu material, melainkan dapat berubah, tergantung pada bagaimana materi ditangani. Sebagai contoh, sebuag bubuk dituangkan kedalam silinder akan memilik kerapatan curah tertentu, jika silinder terganggu, partikel serbuk akan bergerak dan biasanya menetap lebih dekat bersama-sama, menghasilkan kerapatan curah yang lebih tinggi.
  3. Kerapatan Mampat (tapped density). Kerapatan mampat adalah kerapatan yang diperoleh jika serbuk di dalam gelas ukur diketuk-ketukkan ( dimampatkan sampai volumenya tetap dengan alat tapping density.

Indeks Carr adlah indikasi dari kompresabilitas dar serbuk, formulanya adalah :

Photobucket

dimana ρB adalah bulk density dan ρT adalah tapped density. Indeks Carr sering digunakan dalam ilmu farmasi sebagai indikasi dari sifat aliran. Jika Indeks Carr lebih dari 25% dianggap sifat alirannya buruk, dan jika dibawah 15% maka sifat alirannya baik.

Indeks Carr berhubungan dengan Rasio Hausner, indikasi sifat aliran lainnya. Formula dari Rasio Hausner adalah :

Photobucket
dimana ρB adalah bulk density dan ρT adalah tapped density.
Sifat alir/fluiditas serbuk tidak dapat dinilai atas karakter individu partikel. Paramer fluiditas serbuk bersifat empiris dan tidak merupakan harga yang pasti yang dapat dihitung dengan persamaan matematis yang dijabarkan dari sifat individual serbuk. Fakor-faktor yang berpengaruh pada fluiditas serbuk :

  • Ukuran partikel dan distribusi ukuran partikel (particle size and size distribution)
  • Bentuk partikel (particle shape) dan tekstur (texture)
  • Kerapatan jenis (bulk density)
  • Porositas (porosity)
  • Kandungan lembab (MC)
  • Kondisi percobaan (handling and processing conditions)
  • Ukuran partikel dan distribusi ukuran partikel (particle size and size distribution)

Secara umum, untuk partikel yang ekidimensional (teratur=bulat, kubus) semakin besar diameter maka sifat alir semakin baik. Sedang, untuk partikel yang anisometrik maka hasilnya bisa lain. Sifat alir terbaik terjadi pada diameter optimum partikel. Pada umumnya semakin bulat (masif=peluru) maka sifat alir semakin baik. Semakin tidak beraturan maka sifat alir semakin jelek. Tekstur semakin halus maka semakin kecil gaya gesek friksi) antar partikel (F2) sehingga semakin mudah mengalir. Sebaliknya, semakin kasar permukaan partikel maka semakin besar friksi antar partikel (F2) semakin sulit mengalir. Semakin besar porositas maka semakin kecil kontak antar partikel maka kecepatan alir akan semakin baik. Pada kondisi kandungan lembab yang tinggi ikatan antar partikel akan lebih kuat (F2), karena luas kontak antar permukaan serbuk naik. Apabila gaya tarik antar partikel serbuk semakin kuat, maka serbuk akan semakin sukar mengalir.

siggy

 
1 Comment

Posted by on October 8, 2009 in Materi Kuliah, Materi Praktikum

 

Tags: ,

One response to “Mikromeritika

  1. de2w

    October 8, 2009 at 3:53 pm

    nyoooong..foot notenya atuu

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: