Kumarin adalah suatu metabolit dari tumbuhan yang sering dijumpai sebagai glikosidal. Kumarin mungkin juga berupa senyawa jadian yang terbentuk karena hidrolisis asam glikosil-o-hidroksi sinamat secara enzimatik dan kemudian segera terjadi siklikasi menjadi lakton, tepatnya lakton asam-o-hidroksisinamat. Hampir semua kumarin alam mempunyai oksigen ( hidroksil atau alkosil) pada C-7. Pada posisi lain dapat pula eroksigenasi dan sering pula terdapat rantai samping alkil (Robinson,1991).

Kumarin dapat disintesis dari reaksi anatar etilasetoasetat dengan resorsinol dan menggunakan asam sulfat pekat sebagai katalis melalui reaksi transesterifikasi. Reaksi transesterifikasi adalah suatu reaksi pertukaran gugus ester dengan gugus alkohol melalui mekanisme reaksi reversibel yang akhirnya membentuk suatu ester yang bentuknya berbeda. Reaksi transesterifikasi adalah beranalog langsung dengan hidrolisis asam atau basa. Dikarenakan reaksi transesterifikasi ini merupakan reaksi yang reversibel, biasanya digunakan alkohol secara berlebih (Fessenden & Fessenden, 1990). Read the rest of this entry »